Begini Balasan Ducati Usai Dituduh Stoner Tak Pernah Dengarkan Pembalap

Jan 14, 2021 Motor GP
Begini Balasan Ducati Usai Dituduh Stoner Tak Pernah Dengarkan Pembalap

Begini Balasan Ducati Usai Dituduh Stoner Tak Pernah Dengarkan Pembalap – Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, memberikan balasan pada tuduhan Casey Stoner yang menyebutkan bahwa timnya tidak pernah mendengarkan masukan dari pembalap. Ciabatti meyakinkan bahwa Tim Ducati selamanya menjunjung tiap-tiap masukan dari pembalapnya.

Begini Balasan Ducati Usai Dituduh Stoner Tak Pernah Dengarkan Pembalap

Begini Balasan Ducati Usai Dituduh Stoner Tak Pernah Dengarkan Pembalap

rarbgg.com – Sebagaimana diketahui, belum lama ini Tim Ducati sebenarnya beroleh kritikan dari Stoner. Ya, Stoner memperlihatkan bahwa Tim Ducati tidak pernah sangat mendengarkan masukan dari pembalapnya didalam upaya pengembangan Desmosedici.

Padahal menurut Stoner, pembalap merupakan sosok yang paling mengerti dan merasakan judibolalive99 jika tersedia yang tidak berjalan baik pada Desmosedici. Pernyataan Stoner itu termasuk sama seperti yang diutarakan oleh Andrea Dovizioso.

Ya, Dovizioso termasuk mengaku sangat kecewa bersama dengan sikap Tim Ducati yang tidak pernah mendengarkan masukannya. Bahkan gara-gara mengenai tersebut, Dovizioso pun selanjutnya menentukan untuk tidak memperpanjang durasi kontraknya bersama dengan Tim Ducati yang usai di akhir th. lalu.

Pernyataan yang diutarakan oleh Dovizioso dan Stoner pun memicu posisi manajemen Tim Ducati tersudutkan. Bahkan tidak sedikit fans yang mengkritik proses kerja yang dianut Tim Ducati pada sementara ini.

Ciabatti pun sesudah itu coba meluruskan tuduhan-tuduhan yang disematkan oleh Dovizioso dan Stoner kepada Tim Ducati. Ya, Ciabatti membantah bahwa Tim Ducati tidak pernah mendengarkan masukan dari para pembalapnya.

“Kami menjunjung Casey. Kami mempunyai interaksi yang sangat baik, dan tak diragukan lagi betapa berartinya sosok Casey bagi Ducati dan penggemarnya,” kata Ciabatti, sebagaimana dilaporkan oleh GPOne, Kamis (14/1/2021).

“Akan tetapi kita (Tim Ducati) mempunyai histori panjang di MotoGP, dan saya menjadi sangat yakin bahwa kita selamanya memperlakukan semua pembalap bersama dengan rasa hormat,” sambung pria berkebangsaan Italia tersebut.

“Kami sudah memberikan semua materi yang mereka butuhkan, baik dari segi teknis maupun segi moral, demi capai target bersama. Kadang, pembalap dan pabrikan tak lihat situasi bersama dengan cara yang sama, sampai selanjutnya perpisahan jadi hal yang traumatis.”

“Kami mengerti betul bahwa tiap-tiap perpisahan sanggup dilaksanakan lebih baik, dan sebenarnya mutlak mengkritik diri sendiri, tetapi banyak orang dari luar yang tak mempunyai semua informasi untuk lihat evaluasi kami,” tuntasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *